About Me

Foto Saya
i do everything which is making me become so wise, and realize about this life, i want to try to be the answer of the prayer of each person!even i know, it's so hard to do, but i will try to make it true!

Minggu, 11 Juli 2010

New friend, new Experiences at Bandung




Posted by Picasa

Bandung, new friend, new experiences

5. 6. 7. 8 Juli 2010

semuanya berawal dari rencana keberangkatan saya menuju Bandung saat liburan sekolah.

jam 8 pagi tepatnya di hari senin, saya berangkat menuju Kota Bandung tanpa tahu rute perjalan yang akan dituju dengan cermat, jadi perjalanan ini hanya modal nekat saja. tiba di Cikokol pukul 11, dan saya beserta tas kesayangan saya "Giordano" naik bis menuju Bandung dengan rasa takut bercampur penasaran karena ini adalah pengalaman pertama saya menuju kota lain tanpa teman dan tanpa arah tujuan yang jelas.

Perjalan begitu terasa lama dan derajat nervous semakin kuat, layaknya Helium yang berterbangan di udara yang sedang mencari molekul lain untuk bersinergi..hingga akhirnya saya menuju toilet yang berada dibelakang.tiba-tiba mata saya menatap ke sebuah kursi dibaris terbelakang yang mampu meredakan rasa nervous saya. ternyata dia adalah Hana, adik dari teman saya yang berada di Bandung.

menjelang Terminal leuwi Panjang Bandung, Hana menghampiri saya dan bertanya :
"lo mau kemana?" tanya hana.
"mau ke bandung...emang kenapa?" tanya saya.
"gpp,lo sama siapa kesini ?" tanya dia.
"sendiri,dan hanya nekad ja buat kesini" jelas saya.
"wahhh parah lo.." Hana Terkejut.
ayo turun...
tepat pukul 02.30 atau 3 jam lebih perjalanan akhirnya saya sampai di Terminal Tujuan dan langsung naik mobil mini bus, orang Bandung bilang sih DAMRI, kendaraanya mewah, di design dengan kursi yang keras layaknya kursi puskesmas, serta rapatnya jarak antar kursi,membuat kaki saya menderita, karena lutut saya didesign dengan ukuran yang panjang.
"apa itu?hahahaaa..." tanya saya kepada Hana..
"ohh..it kursi cadangan untuk penumpang.." jelas Hana.
menurut perjanjian, saya akan dijemput teman saya bernama Hadi, cuma lantaran dia malas dan berkilah dengan sejuta kata-kata, akhirnya saya berangkat dengan Hanna menggunakan Damri menuju DU.
"Berapa lama dari terminal menuju DU ?" tanya saya.
"ohh deket, tenang ja 15 menit!" jawab Hana.

15 menit kemudian.......
"Hana, masih berapa lama perjalanan kita ?" desak saya.
"tenang,15 menit juga kita sampai.." Jawab Hana dengan expresi tak yakin.

koran...koran...koran.....(dari kejauhan terdengar teriakan lantang)
"koran A, koran pulsa nihcuma seribu rupiah ?" pedagang berkata.
"(dalam hati) what?tanloid pulsa cuma 1000 ? gila".tanpa fikir panjang, langsung saya bayar, dan setelah pedagang it pergi, kami saling menatap dan...."hahahahaaaaa...hahaaaaa.......haa.......gila disini koran beginian cuma 1000,makan apa tu pedagang????kasian...wah tapi seru nih, berarti semua makanan disini bisa dibeli dengan 1000 dong...haaa"histeris ala alay di angkot.

mendadak macet di sekitaran Pasar..
30 menit kemudian.......................
"hana, masih lama ya?" tanya saya.
"ahh..tenang, 15 menit lagi kok.."Hana menjawab.

120 menit kemudian............
kiri pa......
"nah,,kita udah sampe kan Le?"hanya tersenyum
"gilaaa, ni bukan 15 menit ja..tapi 15 menit x 4!" teriak saya.
"sini ikut w"Hana bilang.
sekarang sudah jam 5, Hana mengenalkan salah satu makanan aneh disini, namanya "Kentang Arab", padahal disni kan Bandung, kenapa berakhiran Arab???!$$^#
tak lama seonggok manusia pun muncul dengan wajah tanpa dosa diantara gedung-gedung, ternyata dia adalah Hadi! sosok yang saya tunggu dari beberapa jam yang lalu! akhirnya, Hana pun kembali ke tempat kost nya dan meninggalkan saya dan Hadi.

Setibanya di Kostan Hadi, suasana mulai terasa mencekam menusuk kulit merobek hati saat terlihat isi kamarnya begitu berantakan, tapi ya sudalah, dia memang mengambil program S1 untuk Design, dan bukan untuk kebersihan..hahaaaa...
karena berkeringat, saya pun langsung mandi,
"bbrrrrrrrrrrrrr............" dingin banget airnya..
saya pun langsung menyelesaikan ritual mandi dan kembali ke kamar si Hadi,oya disana ada juga yang bernama Andi.
sekitar jam 9, saya dan Hadi mencari sesuatu yang bisa dimakan, kami berkeliling hingga Monumen Power Ranger (it adalah monumen pancasila, cuma si Hadi dan temannya menyebutnya demikian). setelah dapat, kita kembali dan Hadi berkata "besok, kita nonton eclipse bareng temen gw, namanya Rendi, si Andi, sama 2 cewek lainnya jam 10".

di Hari selasa, saya terbangun dipagi buta yang begitu dingin, tapi saya tetap mandi, karena saya tidak terbiasa dengan mandi siang. tapi sang penghuni utama (hadi, dan Andi) belum bergerak, ternyata mereka tidak tidur.

jam 10, akhirnya kami bertiga menuju UNIKOM untuk bertemu Rendi dan kedua cewek lainnya.
beberapa menit kemudian, munculnya laki-laki dengan perawakan tinggi (tapi ga setinggi saya)heeheee... datang menghampiri kami bertiga, ternyata dia adalah Rendi, saya pun dikenalkan kepada Rendi oleh Hadi.namun dua sosok yang ditunggu belum datang juga,,,,
tak lama waktu berselang, mereka pun datang, lalu semuanya naik kendaraan umum menuju Chiwalk, ini adalah kali pertama saya menuju Chiwalk. diperjalanan, saya banyak bercakap-cakap dengan Rendi, secara kita baru kenal. selama perjalanan, sya baru sadar ternyata, Rendi ini Gokil, Alay bercampur jadi satu ditambah dengan beberapa gram sense of humor, membuat suasana menjadi lkebih akrab, meskipun ini hari pertama berjumpa.
Hadi dan teman perempuannya mengantri tiket Eclipse, sedangkan saya, Rendi, dan Andi hanya duduk melirik setiap perempuan yang lewat dan saling memberikan komentar yang tak penting untuk siapapun,dan tidak lupa lelucon dimana-mana.
nonton dimulai sekitar pukul 01.15 dan berakhir 2 jam berikutnya. setelah itu kami bretiga (saya, Rendi, dan Ansi keluar Mall lbih awal, dan duduk sejenak didepan mall sambil melemparkan lelucon yang tak terbendung lagi..hahaa...
meskipun hanya duduk bertiga, rusuhnya kami tak terkalahkan oleh 50orang bisu..!!!
"jeprettt" suara kamera hp diiringi flashlight mengarah ke kami bertiga, yah lumayan buat sekedar memori Trimasketir versi Bandung. hahaa
bebrapa lama kemudian, Hadi dan 1 teman perempuannya keluar dari Chiwalk, karena perempuan yang lain sudah terpisah dengan sang pria lain.
"Di, Hadiiiii.....piwwiiit..prikitiww....gukkllguklll" teriak saya memanggil Hadi.:-D tapi dia terus berlalu, mungkin telinganya terselimuti oleh rambutnya yang kusut.heheee...
akhirnya kita bertig bergegas mengikuti Hadi dari belakang, hingga kami pun saling melihat..
"bis ini cari makan yuk??kita ke BIP sekalian beli sendal" ajak Andsi dengan wajah lapar yang teramat sangat karena dia belum memangsa nasi sejak kemarin.
"ya udha, Rend, lo kan orang sini, jai tau donk gimana cara kita sampe kesana?naik angkot yang mana?" tanya saya.
"ahhh...gw ga tau lee.." jawab Rendi sambil tersenyum.
"ahhh..gubrakkk" gimana shyyy...
akhirnya Rendi bertanya kepada polisi yang ada didepan mall tersebut, dan akhirnya kita pun berhasil naik angkot..(memang sedikit memalukan, tapi it's oke yang penting ada niat buat nanya..hahaa)

kiri pa.....
kita pun turun didean Gramedia disana, lalu kita berjalan,berjalan, dan teruus berjalan hingga Rendi pun mengajak untk masuk ke Pujasera, it adalah tempat makan diseberang BIP.

kami semua memesan menu "chicken Mozarella"..
waktu bergerak begitu lambat...
"akhirnya..." semua senang..makanan pun tiba.
"nasinya mana ?" Andi bertanya
"ohh...tunggu sebentar ya.."

1 menit...
2 menit....
5 menit...(perut lapar tapi tetap tak menyentuh makanan karena masih menunggu menu utama yaitu nasi)
datanglah seorang pelayan, "maaf, nasinya abis!!!"
semua penantian terasa hancur dalam sekejap, bagaikan tersamabr petir saat musim kemarau...

dengan terpaksa, kita pun hanya makan Ayam Goreng ditemani Kentang yang jumlahnya hanya 1/100000000 kebutuhan perut saja. hahaa...

setelah makan selesai ditemani rasa kecewa yang teramat sagat hingga mengoyak rasa lapr ini, Hadi punmmengantar sang perempuan , tersisalah kami bertiga.

akhirnya Andi mengajak saya dan Redi menuju BIP untuk mencari sendal.
Andi sibuk dengan ukuran kakinya yang besar hingga terasa begitu sulit menemukan sendal yang pas ibarat pangeran mencari pasangan sepatu cinderella yang lama menghilang.
disi lain, Rendi dan Saya sibuk membuat lelucon yang tiada habisnya, dari moleku hingga atom meledak pun dibhaasnya..hahaa..sangat menyenangkan bertemu Rendi dalam liburan kali ini.
setelah lama menanti, akhirnya dapatlah sendal yang dimaksud, dan bergegas pulang ke kost karena betis terasa begitu lelah. dari BIP kita belok ke arah kiri mall dan brejalan ketika dipinggir jalan, andi dan rendi bingung akan kemana jalan pulangnya???!!!! merka bingung apalagi saya???!!!
setelah perdebatan kecil, kita melewati BIP dan belok kanan dan terus berjalan hingga akhirnya mereka menemukan angkot yang pas untuk pulang, yaa jam 5.40 tepatnya. pukul 6 lebih seiprit, saya, rendi,dan andi tiba di kost Hadi, tapi lagi-;agi sang penghuni belum kembali dari melancongnya.
duduk sebentar, lalu mandi,,selesai mandi saya menyalakan komputer karena disini terasa lengkap dengan adanya koneksi internet dan TV, dan ternyata,,,,
Andi dan Rendi sudah mulia mimpi mereka tanpa foreplay sama sekali hahahaa....
ketika sedang asik bermain FB, saya teringat dengan teman saya bernama Irfan yang tinggal di jatinangor, saya pun memintanya untuk mengajak saya ketempatnya. sebenarnya saya mau irfan lah yang ikut menginap di tempat Hadi tapi Hadi tidak mengijinkannya, jadi dengan terpaksa dan berat hati yang teramat sangat merobek semua tawa dan keakraban yang baru saja dimulai saat saya harus pergi malam ini juga.
"hkkkhkkkkkrkkrkrkkk"
hmm...ternyata rendi tidur sambil berbicara dengan bahas tidurnya alias ngorok ahhahahaa...denan volumenya yang besar mampu merusak fiiran saya yang sedah mello saat itu dan saya hanya tertawa kecil..
dan saura itu terus muncul..haha..mungkin dia cape karena harus bergadang untuk tugas kuliahnya dan ditambah perjalan hari ini.
Andi pun terbangun ketika saya packing, tak lama Irfan pun datang sekitar jam 8 lebih seiprit.
keitka irfan datang, andi pun bertanya mau kemana saya, lalu saya pun menjawab, "karena satu tidak bisa disini, saya mengalah yang akan pindah ke tempatnya.."
tak lama saya pun keluar dan berpamitan pada Andi, tapi tidak pada Rendi, karena saat itu dia begitu lelap, hingga tak tega membangunkannya. meskipun ingin sekali berkata sesuatu sebelum pergi tapi...

tiba-tiba Irfan masuk kamar mandi dan saya pun harus menunggunya dibagian luar kamar Hadi, dari situ saya hanya menatap terdiam bercampur sedih kearah Rendi yang sedang tidur dan andi yang sedang bermain fb, rasanya belum siap untuk keluar dan menjauh dari mereka berdua. saya pun terus melihat kearah mereka berdua didalam kamar dari sisi luar jendela dan berharap Rendi terbangun sejenak sebelum saya benar-benar pergi, namun itu tidak terjadi.
"tidaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaakkkkkkkkk" rasanya ingin sekali tetap disini bersama mereka da irfan juga, namun tidak bisa karena tidak diijinkan. sebenarnya rasa kesal pun ada karena kenapa dan apa salahnya kalau irfan disni. dengan begitu saya tetap bisa dengan Rendi dan Andi. tapi...
irfan pun keluar, dan saya bergerak semakin jauh dari tempat itu. :-(

2 jam kemudian saya tiba di jatinangor tempat Irfan tinggal, sesampainya disana saya mengirim pesan singkat pada Rendi sekedar mengadatakan maaf karena harus pergi dari sana begitu cepat dan tidak sempat berpamitan karena kondisinya yang sedang tidur. penyesalan it terus terasa hingga larut malam hingga sulit tidur. mungkin saat ini pun Rendi sedang tidur.

menjelang malam, Rendi mengirim kan pesan singkatnya, mungkin dia baru terbagnun dari Hibernasinya.. heheee...
setelah merasa tenang, saya pun tidur ...

pukul 6 pagi, saya terbangun dan mandi serta update status.hahaaa
jam 9 saya dan irfan menuju pdjajaran , dia mengajak berkeliling kampusnya.
setelah berkeliling kita pun sarapan di pangkalan Damri dengan makan Lontong kari khas bandung..lumayan. hari ini pun tka lupa sms-sms lebay.lelucon yang tak pernah ada ujungnya antar Rendi dan saya selama perjalanan menuju Bandung dari Sumedang.

sesampainya di DU-Bandung, saya menuju tempat pertama unutk sesi pemotretan hahaaa... yaitu sarang PowerRanger atau Monumen Pancasila, terus berjalan menelusuri berbagai jalan dan melewati beberapa FO dan mampir disana, tapi ta ada satupun yang dibeli hahahaa..
sepanjang perjalanan hanya berhenti untuk membeli makanan yang aneh, lalu berkomentar tentang rasa. dan tak lupa sms lebay dari Rendi menghisi perjalanan. "uweeekk..uwekk.." rasa mual selalu muncul setiap saya melewati gerobak batagor ikan ataupun siomay ikan, rasanya ingin sekali membuangnya ke tmepat sampah hahaa..dan hal ini berlangsung berkali-klai dalam perjalan saya.sampai saat ini pun saya belum menjeleaskan kalaus aya sudah mengungsi ke Jatinangor, karena seharusnya dia tau kenapa semua begitu. hingga akhirnya tiba lah ditempat lampu merah dekat fly over yang bertuliskan D A G O ..langsuuuunngg Pose..action..jeprett..jeprett...msekipun rame, tetp eksis...

dari situ kita lanjut berjalan mendatangi beberapa FO dan membeli sebuah kaos bertuliskan Bandung. da hanya itulah kenang2an dari Bandung...hihih..
setelah itu lanjut berfoto di Galeri le'laki dan beberapa tempat disana hingga matahri mulai terasa panas. dipanasnya cuaca Bandung tiba-tiba menghentikan langkah sya, dan hati pun begitu sedih melihat anak kecil beruisa 8 atu 10 tahun dipinggiran jalan memiluk barang dagangan yang tidak itngan, yaitu tempat menghaluskan bumbu yang terbuat dari batu. dan saya pun hanya terdiam dan menatap mereka, begitu keras hidup ini sampai usia mereka pun harus berjuang sekeras itu, sejenak saya bersyukur dengan apa yang saya punya saat ini, tidaklah pernah ada cukupnya bagi manusia. seandainya mampu ingin sekali menghentikan kegiata mereka dan membiarkan mereka bermain layaknya anak kecil seumuran mereka, namun siapa saya?hanyalah manusia kecil yang tidak bisa berbuat apa-apa untuk mereka.dan kita pun bergegas menuju Chiwalk. sebelumnya saya sudah membuat janji untuk bertemu dengan Rendi disana.

tibalah di chiwalk, langsung berlarian seperti maling mengejar polisi hahaa....
karena hujan begitu deras...akhirnya sesaat per bose didalam mall dulu. setelah hujan reda puluhan foto pun tercipta, namun Rendi belum juga datang, dan akhirnya dia memang tidak datang. sedih pun terasa kembali, karena hanya hari itu lah bisa bertatap langsung sebelum saya pulang besok. tapi ya sudalah ada bayak hal yang harus dikerjakan. saya terus membuat foto, namun ada satu tempat yang begtu indah dan tidak diabadikan, yaitu .................toilet di chiwalk!!!hahaa...
padahal saya ingn sekali berfoto disana..
mungkin lain waktu..

keluar dari chiwalk, kami terus berjalan hingga menuju sebuah ATM, berikutnya barulah kami naik mobil umum setelah sekian jam berjalan. dan mobil ini menuju jalan Asia-Afrika.

sesampainya disana, dimulai dari awal jalan, kita pun bergantian berfoto layaknya supermodel hahaaa... duduk,bersandar,berjalan,terdiam,mrenung..banyak sekali gaya disana, hingga di gedung yang begitu fenomenal yaitu "Gedung Merdeka" atau sering disebut Konferensi Asia-Afrika. terus berlanjut hingga Masjid Agung Bandung/ alun-alun Bandung, nampak jelas hiruk pikuk warga yang mencari nafkah dilingkungan masjid dengan berjualan, namun disudut lain terlihat seonggok mahkluk berwujud wanita yang sedang asik bermain judi, sungguh memalukan. tapi itulah fakta dilapangan, banyaknya yang tidak mengerti fungsi suatu tempat.

tidak berhenti disitu, irfan terus berjalan begitu cepat hingga kaki ini sulit untuk dirasakan, alasannya adalah mengejar keberangkatan mobil yang langsung menuju jatinangor agar kita tidak terlalu lama dalam perjalanan kembali ke jatinangor. memang benar kata Rendi, Bandung-Jatinangor memang sangat jauh.

terus berjalan...jalan...hingga lari...jalan...berbenturan dengan pedagang..berjalan...melewati beberapa blok yang sudah tak terhitung..hingga tibalah ditempat yang dimaksud, sesampainya di mobil, langsung duduk dengan nafas yang tidak beraturan dan terengah-engah..
tiba-tiba "lo kesini mau jalan-jalan kan?makanya w ajak jalan" irfan berkata sambil tersenyum dengan tatapan bajingan.
"shitttt!!!" bukan begini tapi" teriak saya dengan tarikan nafas yang begitu cepat.
sepanjang jalan irfan dan saya hanya membicarakan seorang ibu yang merokok dibelakang kursi kita duduk dengan berbahasa inggris secara lantang, agar kita puas membicarakan orang itu tanpa orang itu tau..huhuuu (maaf ya bu..ibu sih merokok..!!!)

pukul 6 malam saya baru tiba di jatinangor, dan irfan mengajak saya masuk ke jatinangor square sekitar pukul 7 untuk mencari makan, dan setelah perdebatan sengit, akhirnya "three pounder chicken" dipilih sebagai menu makan, dan ternyata...uwekkk...uwekkk..uwekk... mual saya pun kembali muncul saat makan itu tiba,hingga saya hanya memotret makanan tersebut dan haya memakan nasinya saja,karena tidak sanggup untuk menelan makanan itu. saya pun meninggalkan it dimeja, dan bergegas keluar Jatos. kemudian saya pun berjalan menjauh dari aroma tersebut, tiba-tiba uwek...uwek... aroma it terhirup saat saya melewati pedagang siomay dipinggir jalan tempat saya menunggu mobil, dan irfan hanya tertawa puas. sesampainya dirumah, irfan berkata "malam ini ada pertandingan jerman, kaerna disini tidak ada tv, maka akan nnonton bareng sama teman-teman kuliahnya, mau ikut???",
"tidak!" i'll stay here till you come back here, because i don't know them at all, please how come???

akhirnya irfan meniggalkan saya didalam rumah sendiri sepanjang malam tanpa tv,dan koneksi internet..hanya nokia N95 8GB yang bertugas bernyanyi sepanjang malam menemani saya tidur,mandi,melamun,dan segalanya.. hingga pukul 6 pagi irfan pun pulang langsung mandi dan,,,,,,,,,,,,pukul 7 dia pergi ke kampus hingga pukul 10, dan saya pun kembali ditinggalkan. saya memutuskan harus packing untuk kepulangan saya hari ini.

pukul 10 irfan datang, dan kita pun segera menuju Damri untuk mengantar saya menuju Bnadung terlebih dahulu,
tiba-tiba, hujan turun begitu deras,,hingga harus menunda perjalanan. dengan begitu saya hanya bisa ber-sms ria bersma rendi dengan lelucon yang terus terkirim..hahaaa...
pukul 12.30 siang, hujan baru reda, kita punt erus bejalan secepat mungkin, hingga hujna pun turun lagi. tapi kaerna kita lapar, mampirlah kita di tempat makana khas Aceh, setelah makanan siap, kita tidak lupa memotret makanan tersebut.perang dengan sendok dan garpu pun di mulia...

30 menit berlalu, kami keluar untk menunggu mobil demi melanjutkan perjalanan, tapi baru pada jam 1.40 mobil yang dinanti pun datang, berangkat menuju bandung...

diperjalanan menuju Bandung, ada sekelompok pengamen yang membuat perjalanan begitu lucu, dia menyanyikan tembang sunda yang saya tidak mengerti tapi dengan gaya seperti sinden maka saya pun menikmati nyanyiannya, dia bernyanyi seperti sulle OVJ hahaaa.....
baru kali ini saya mendengar dan melihat musisi jalanan dengan style seperti itu.

pukul 2.15 saya tiba di Terminal Leuwi Panjang-Bandung, diiringi suasana hujan saya pun bergerak cepat diantar Irfan menuju mobil menuju Tangerang, saya pun berpisah dengan Irfan,senangnya kaerna semua hal yang ingin diceritakan bersama irfan sudah dilakukan. dan tidak lupa berterima kasih karena waktunya untuk mengantar saya begitu besar. saya pun langsung naik mobil. dengan Rendi saya hanya bisa ber sms saja dan harapan bertemu sebelum pulang,hilang saat mobil keluar dari Terminal Bandung. harapan hanya tinggal harapan saat itu.
mobil terus bergerak menjauh dari wilayah Bandung, hingga perjalanan macet dimana-mana. membuat perjlanan terasa lebih lama. dna disamping saya ada seorang TNI yang baru pulang pendidikan, dia begitu sangar wajahnya, tak seimut saya hahaa... saya pun takut untuk berkata, meskipun hanya tersenyum ngeri menatapnya. tapi tiba-tiba dia tertawa terbahak-bahak dan menghapus wajahnya yang sangar, padahal saya hanya mengucapkan beberapa kata saja.

"ini kenapa macet?bisa lama nih saya begini terus" tanya dia pada saya degan wajah sangar
"mm..mungkin ada perbaikan jalan yang diganggu suster ngesot !!, jadi jalan mobil lebih lambat dari pada ngesot" saya jawab dengan santai.

oborlan terus berlanjut hingga dia brecerita tentang pendidikannya selama macet. di Jakarta, macet pun menyerang da saya pu mengulang perkataan yang bisa buat dia tetawa lebih heboh,padahal dibelakang kami ada seniornya..hahaaa

7 jam kemudian barulah saya tiba di rumah, tepatnya pukul 10 malam. padahal, perjalanan normal hanya 3 jam saja.

KESIMPULAN :
Perjalan ini begitu bemakna dengan adanya pengalaman ditmepat baru, pengalaman tinggal jauh dari rumah, teman baru (Rendi) yang seru. serta dengan kemirisan yang terlihat membuat saya lebih mensyukuri hidup saat ini. meskipun waktu yang dilewati begitu singkat dan kurang untuk bercengkrama dengan sahabat baru dan semua yang ada disana.

HARAPAN :
semoga saya bisa bertemu kembali dengan sahabat baru saya, Rendi.
semoga saya bisa kembali ke tempat ini, dan melakukan apa yang belum bisa saya lakukan.
dan semoga saya bisa menjadi jawaban atas doa orang lain.
amin......

THANKS TO :
Irfan Fahmi Suherman
Rendi
Hadi
Hanna
Andi

without you , i'm nothing here...